"/>

sEMINAR BALITBANG MADINA

SEMINAR HASIL TIGA KEGIATAN KAJIAN BALITBANG KAB. MADINA TAHUN 2020

Bupati Mandailing Natal diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal Senin, (15/12) Buka Seminar Hasil Tiga Kegiatan Kajian Balitbang di Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Mandailing Natal, Komplek Perkatoran Panyabungan. Acara seminar yang dilaksanakan sehari tersebut dihadiri Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kab Madina Muktar Afandi, S.Sos, Sekretaris Balitbang Kab. Madina Miswar Husin, S.Pi, M.Si, para Kepala Bidang dan Seluruh Staf Balitbang serta beberapa OPD Terkait.
Adapaun Kajian yang diseminarkan pada kesempatan tersebut adalah Kajian Penyusunan Roadmap Sistim Inovasi Daerah, Kajian Penataan Rencana Jalan Alternatif Dalam Kota dan Kajian Percepatan Pelayanan Administrasi di Kecamatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal Gozali Pulungan dalam sambutannya menyampaikan apresiasianya atas kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD Balitbang. Beliau menekankan akan pentingnya kajian berbasis teknokrasi dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran di pemerintahan. Oleh karena itu menurut beliau Balitbang harus mampu melaksanakan kajian-kajian dengan objek yang dapat menyentuh kepentingan pada pencapaian visi misi Bupati Mandailing Natal. “Balitbang harus mampu merubah fameo sebagai OPD Sulit Berkembang menjadi OPD Elit dan Berkembang di Kabupaten Mandailing Natal” lanjutnya.
Sementara itu, Dalam paparannya tentang Penyusunan Roadmap SIDa Kab. Madina, pemateri menguraikan tentang inovasi strategi dan kebijakan yang akan diambil dalam menuntaskan target yang ingin dicapai. Adapun objek yang ditawarkan adalah meliputi Perikanan, Pertania dan peternakan. Paparan tentang Percepatan Pelayanan Administrasi di Kecamatan pihak konsultan menjelaskan berbagai strategi yang bisa diambil dalam menyelesaikan permasalahan agar pelayanan administrasi dikecamatan berjalan cepat. Pada saat paparan tentang Kajian Penetaam Rencana Jalan Alternatif Dalam Kota pemateri mengutarakan pentingnya pembangunan jalan alternative dalam kota dikaji dari aspek solial dan aspek ekonomi.
Sementara itu pada saat sesi diskusi peserta menyambut baik hasil kajian yang dipaparkan ketiga narasumber yang dihadirkan. Beragai tanggapan dan masukan disampaikan peserta untuk penyempurnaan laporan hasil kajian.(Sek)